Logo Bloomberg Technoz

Dadan menjelaskan saat ini program MBG sudah menyasar sejumlah kelompok penerima manfaat prioritas, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui hingga anak-anak sekolah.

"Ya begini makan bergizi ini sudah menyasar ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan seluruh anak sekolah sampai usia 18 tahun," ujar Dadan.

Selain itu, program ini juga mencakup anak-anak yang putus sekolah atau berhenti sekolah hingga usia 18 tahun, serta kelompok disabilitas.

Saat ditanya apakah nantinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan menjadi satu untuk semua kelompok penerima, Dadan menyebut mekanismenya masih perlu dibicarakan lebih lanjut.

"Nanti mekanismenya harus kita bicarakan lagi," ungkapnya.

Namun, Dadan memastikan bahwa untuk program sekolah rakyat, penyediaan makanan bergizi akan dilakukan melalui SPPG di lokasi sekolah tersebut. BGN akan menyediakan makanan bagi siswa sejak pagi hingga sore.

"Kalau untuk sekolah rakyat di mana ada sekolah rakyat, maka di situ ada SPPG dan makannya dilakukan oleh Badan Gizi Nasional pagi, siang, sore," beber Dadan.

Ke depan, koordinasi antara BGN dan Kementerian Sosial diharapkan dapat memperluas cakupan MBG. sehingga manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya oleh anak-anak dan kelompok rentan lainnya, tetapi juga oleh para lansia.

(dec/ros)

No more pages