Sebagai pembanding, pada November tahun lalu capaian ekspor masih terkontraksi sebesar 6,6%. Di sisi lain, capaian impor tumbuh meski hanya 0,46%.
Konsensus Bloomberg menggambarkan perlambatan impor dapat dipahami sebagai cerminan kondisi pasar dan ekonomi domestik. Proyeksi capaian impor yang masih terkontraksi 2,7% mengindikasikan dunia usaha masih menahan ekspansi, sementara konsumsi belum cukup kuat untuk mendorong permintaan barang impor.
Pemerintah menilai kondisi fundamental domestik masih cukup sehat. Inflasi tercatat rendah, yakni 2,92% pada Desember 2025.
(lav)
No more pages
























