Bulan lalu, harga emas sempat meroket. Bahkan harga pernah menembus level US$ 5.500/troy ons, tertinggi sepanjang sejarah.
Ini membuat emas menjadi rentan terhadap koreksi. Kenaikan ekstrem tentu akan memunculkan koreksi yang ekstrem pula.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati pelaku pasar?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas kini sudah masuk zona bearish. Tercermin dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 48.
RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Namun RSI emas belum jauh dari 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.
Akan tetapi, indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh 0. Paling rendah, sudah sangat jenuh jual (oversold).
Untuk perdagangan hari ini, harga emas sudah melewati pivot point di US$ 4.769/troy ons. Penembusan di titik ini akan mengantar harga emas ke arah US$ 4.664-4.592/troy ons.
Target paling pesimistis atau support terjauh rasanya ada di US$ 4.486/troy ons.
Namun andai harga emas bisa bangkit, maka US$ 4.755/troy ons bisa menjadi target resisten terdekat. Resisten berikutnya ada di kisaran US$ 4.804-4.839/troy ons.
Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 5.009/troy ons.
(aji)






























