Logo Bloomberg Technoz

Ada 'Lautan Merah' di Bursa Saham Asia, IHSG Turun Paling Dalam

Hidayat Setiaji
02 February 2026 11:33

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin dalam. Kini penurunannya sudah lebih dari 5%.

Pada Senin (2/2/2026) pukul 11:05 WIB, IHSG berada di posisi 7.883,66. Melemah 5,35% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Saham-saham industri dasar menjadi penyumbang utama koreksi IHSG. Indeks sektor ini ambruk 11,36%.


Disusul oleh indeks sektor energi (-8,15%), konsumer siklikal (8,09%), infrastruktur (-6,91%), properti (06,39%), dan industri (-5,79%).

IHSG (Sumber: Bloomberg)

Tidak hanya di Indonesia, indeks saham utama di Asia kompak meniti jalur merah, Nikkei 225 (Jepang) turun 0,62%, Shanghai Composite (China) merosot 1,32%, Sensex (India) melorot 1,5%, Weighted Index (Taiwan) minus 2,12%, SETI (Thailand) terkoreksi 0,61%, Straits Times (Singapura) terpangkas 0,34%, Hang Seng (Hong Kong) berkurang 2,35%, dan PSEI (Filipina) terjungkal 0,27%.