Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MDKA, GOTO, dan ELSA.
Melansir Phintraco Sekuritas, potensi downgrade Indonesia ke Frontier Market oleh MSCI, masih menghantui IHSG, beberapa sekuritas asing juga menurunkan peringkat Indonesia, sehingga kembali memicu terjadinya sell–off dan sempat membuat terjadinya Trading Halt selama 30 menit di sesi perdagangan pertama.
Yang jadi perhatian pasar, OJK memutuskan BEI akan menerbitkan revisi aturan batas minimal saham publik atau free float dari 7,5% menjadi 15% dalam waktu dekat. Ketentuan free float ini akan berlaku bagi emiten baru maupun yang sudah tercatat.
Jika emiten tidak dapat memenuhi aturan ini, maka akan diberikan exit policy, namun saat ini belum dipastikan exit policy apa yang akan diterapkan. OJK dan BEI menyatakan komitmen memenuhi permintaan transparansi kepemilikan saham sesuai dengan best practice internasional.
Otoritas berencana menyediakan data Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau data pemilik manfaat terakhir kepada MSCI yang akan difokuskan terlebih dahulu untuk konstituen IDX100.
“Secara teknikal, setelah sempat menembus level MA–200 dan melemah hingga level 7.481, IHSG mengalami technical rebound sehingga pelemahan IHSG berkurang dan IHSG ditutup di atas level MA–200,” mengutip paparan Phintraco.
Namun momentum pelemahan diperkirakan masih dominan yang diperlihatkan dari indikator MACD. Sehingga diperkirakan jika IHSG bertahan di atas level 8.000, maka berpeluang bergerak di kisaran 8.200 – 8.400.
Jika IHSG kembali bergerak melemah menembus level 8000, diperkirakan akan kembali menguji level 7.770 – 7.600 – 7.500.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham BBCA, BBRI, BBNI, TLKM, dan ASII.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Melemahnya mayoritas Bursa Wall Street dan terkoreksinya beberapa harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu komitmen dari OJK, BEI % SRO untuk memenuhi permintaan MSCI terkait transparansi kepemilikan saham berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.035 – 7.840 dan resistance 8.430 – 8.625,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi BMRI, BBNI, BBCA, TLKM, ISAT, dan ADRO.
Panin memproyeksikan IHSG masih melemah, disebabkan oleh sentimen negatif di regional seiring dengan meningkatnya tensi geopolitik, beberapa global securities menurunkan rating untuk Indonesia, serta tren foreign outflow yang signifikan.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MAPA, SSIA, dan NISP.
(fad)



























