Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Isyaratkan Iuran Keanggotaan RI di BoP Rp1,7 T dari APBN

Dovana Hasiana
29 January 2026 09:40

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di gedungIndonesia Stock Exchange. Dimas Ardian/Bloomberg
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di gedungIndonesia Stock Exchange. Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa iuran keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) sekira Rp1,7 triliun akan dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Indonesia bergabung sebagai anggota BoP atau Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden AS Donald Trump. Keputusan ini diambil Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global, khususnya mendukung perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

"Nanti kita... itu kita belum diskusikan, tapi pada suatu saat nanti Presiden akan memberi tugas ke saya. Saya pikir... sebagian besar akan dari anggaran juga kan, dari APBN juga," beber Purbaya kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Kamis (29/1/2026).


Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengklaim bahwa iuran BoP sebesar US$1 miliar atau sekira Rp1,7 triliun bukan biaya keanggotaan, melainkan dana rekonstruksi wilayah Gaza yang telah porak-poranda akibat perang.

Dia mengungkap bahwa Indonesia ikut partisipasi dalam BoP bentukan Presiden AS Donald Trump atas putusan Presiden Prabowo Subianto tanpa membayar iuran sebagai anggota permanen.