Logo Bloomberg Technoz

Menakar Fundamental Ekonomi RI di Tengah 'Huru-Hara' IHSG

Redaksi
29 January 2026 11:00

Trading Halt dibuka, IHSG makin jeblok, merosot 8,76% (Diolah)
Trading Halt dibuka, IHSG makin jeblok, merosot 8,76% (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar saham Indonesia mengalami tekanan dahsyat. Setelah kemarin ambruk hingga lebih dari 7%, hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali jatuh.

Pada Kamis (29/1/2026), IHSG kembali mengalami jeda perdagangan setelah amblas 8%. Situasi serupa juga terjadi kemarin.

Sentimen pemberat IHSG adalah pandangan dari sejumlah institusi asing. Kemarin, Morgan Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan rebalancing indeks saham Indonesia.


Sepertinya ini membawa pesan bahwa investor global bukan hanya menguji kepercayaannya terhadap pasar keuangan Indonesia, tetapi juga menuntut keterbukaan struktur kepemilikan saham dan kekhawatiran mereka terhadap integritas pembentukan harga di pasar. 

“Atas kondisi tersebut, MSCI menegaskan perlunya data kepemilikan yang lebih granular, transparan, dan dapat diverifikasi, termasuk pemantauan terhadap kepemilikan yang terlalu terkonsentrasi, guna memperkuat penilaian free float,” tulis MSCI.