Logo Bloomberg Technoz

Dolar Lemah, Rupiah Bergairah

Tim Riset Bloomberg Technoz
28 January 2026 09:13

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini dibuka menguat di perdagangan pasar spot, menyusul dolar AS yang semakin susut. 

Rupiah dibuka menguat 0,24% di posisi Rp16.726/US$ bersamaan semakin susutnya nilai indeks dolar AS sebesar 0,27% ke posisi 95,962. 

Ini adalah penurunan terdalam dolar AS sejak awal 2022, dan membuat mayoritas nilai tukar mata uang di pasar Asia bergerak menguat. 


Ringgit Malaysia memimpin penguatan 0,77%. Disusul baht Thailand 0,43%, dolar Taiwan 0,43%, won Korea Selatan 0,38%, peso Filipina 0,38%, yuan China 0,08%. 

Pelemahan dolar AS di saat utang pemerintah AS berada di level tertinggi US$38,3 miliar, disanyalir sebagai upaya Trump dalam mengikis nilai tukar dolar AS terhadap beberapa mata uang di negara yang memegang utang pemerintah AS seperti Jepang, Inggris, dan China.