Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan tidak ada kasus Nipah yang tercatat di dalam negeri, namun tingkat pengawasan akan tetap tinggi.
“Departemen Pengendalian Penyakit Thailand melakukan pemeriksaan terhadap pelancong dari Benggala Barat, India, di bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang mulai 25 Januari di tengah wabah virus Nipah. Pejabat kesehatan menerapkan langkah-langkah ketat, sementara para penumpang menunjukkan kerja sama yang sangat baik di pos pemeriksaan,” demikian pernyataan pemerintah Thailand.
Di Nepal, pemerintah telah meningkatkan tingkat kewaspadaan dan memperketat pemeriksaan kesehatan di Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu, serta di sejumlah pos perbatasan darat utama dengan India, sebagai upaya mencegah masuknya virus ke negara tersebut.
Meja layanan kesehatan telah didirikan untuk menyaring pelancong yang memiliki gejala, dan rumah sakit serta titik kesehatan di perbatasan diperintahkan untuk melaporkan dan menangani kasus-kasus yang mencurigakan.
Juru bicara kementerian kesehatan, Dr Prakash Budhathoki, mengatakan pemerintah telah mulai melakukan pemeriksaan individual terhadap penumpang yang tiba di Nepal melalui Bandara Internasional Tribhuvan (TIA) serta titik-titik perbatasan dengan India.
“Kami secara khusus memperketat pengawasan di pos-pos perbatasan di Provinsi Koshi. Pemeriksaan kesehatan juga telah diperintahkan bagi orang-orang yang masuk ke Nepal melalui perlintasan perbatasan lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, otoritas kesehatan di Taiwan berencana untuk memasukkan infeksi virus Nipah sebagai penyakit wajib lapor Kategori 5, klasifikasi tertinggi untuk infeksi baru yang serius berdasarkan hukum setempat.
Langkah ini — yang masih harus melalui masa konsultasi publik selama 60 hari sebelum diberlakukan — akan mewajibkan pelaporan segera dan penerapan langkah-langkah pengendalian khusus jika kasus terjadi, mencerminkan kekhawatiran terhadap tingginya tingkat kematian dan potensi wabah virus tersebut.
Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan (CDC) menyatakan bahwa Taiwan tetap mempertahankan peringatan perjalanan Level 2 “kuning” — yang mengimbau pelancong untuk berhati-hati — bagi negara bagian Kerala di India barat daya.
Wabah virus Nipah di masa lalu kerap dikaitkan dengan tingkat kematian yang tinggi, dengan tingkat fatalitas dilaporkan berkisar antara 40 hingga 75 persen, tergantung pada wabah dan jenis virus yang terlibat.
Virus ini telah tercatat di Bangladesh, India, Malaysia, Filipina, dan Singapura. Menurut International Society for Infectious Disease, Bangladesh mencatat jumlah kasus tertinggi dengan 341 kasus dan 241 kematian.
(spt)





























