RI Dorong Ekosistem Ekonomi Digital ASEAN via QRIS-DEFA di WEF
Redaksi
23 January 2026 19:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan integrasi digital menjadi kunci daya saing Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/ASEAN) di tengah persaingan global.
Pernyataan tersebut Menkomdigi ungkapkan dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss.
Meutya menyebutkan, melalui penguatan sistem pembayaran lintas negara seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) —standar kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk memfasilitasi pembayaran digital— dan percepatan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), Indonesia mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi digital kawasan yang terhubung, tepercaya, dan berkelanjutan.
Meutya menambahkan bahwa QRIS sudah terhubung dengan sejumlah mitra di kawasan, misalnya Singapura, Malaysia, dan Thailand.
“Hal ini mampu mengurangi hambatan, menekan biaya, serta memperluas akses ke pasar regional. Secara lebih luas, digitalisasi juga mendorong peningkatan produktivitas,” kata Meutya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (23/1/2026).
































