Logo Bloomberg Technoz

BOJ Tahan Suku Bunga di Level 0,75%, Naikkan Proyeksi Inflasi

News
23 January 2026 11:11

Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. (Bloomberg)
Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. (Bloomberg)

Toru Fujioka dan Sumio Ito - Bloomberg News

Bloomberg, Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya tetap stabil sembari menaikkan proyeksi inflasi. Langkah ini diambil saat bank sentral tersebut memantau dampak kenaikan bunga bulan lalu dan menunggu hasil pemilu sela yang diprediksi akan memengaruhi rencana belanja negara.

Dalam pernyataannya pada Jumat (23/1), BOJ membiarkan suku bunga kebijakan tetap di level 0,75%, sesuai dengan perkiraan seluruh ekonom yang disurvei. Angka ini menjaga biaya pinjaman di Jepang tetap berada pada level tertingginya dalam tiga dekade terakhir. Anggota dewan Hajime Takata memberikan suara untuk kenaikan bunga berturut-turut, namun mayoritas anggota dewan lainnya memilih untuk menahan suku bunga.


Dalam laporan prospek kuartalan terbarunya, BOJ merevisi naik empat dari enam proyeksi inflasinya. Bank sentral tersebut juga menegaskan kembali niatnya untuk menaikkan biaya pinjaman jika proyeksi ekonomi tersebut benar-benar terwujud.

Keputusan terbaru ini muncul hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi mengguncang pasar keuangan dengan janji kampanye untuk menangguhkan pajak penjualan pangan demi memenangkan pemilu pada 8 Februari mendatang.

Suku bunga BOJ. (Sumber: Bloomberg)