Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Melambung, Kemenkeu Sinyalkan Penyesuaian Belanja

Mis Fransiska Dewi
11 March 2026 18:40

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu. (Bloomberg Technoz/ Sultan Ibnu Affan)
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu. (Bloomberg Technoz/ Sultan Ibnu Affan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka peluang penyesuaian belanja negara apabila harga minyak terus mencatatkan kenaikan imbas gejolak yang masih terjadi di Timur Tengah.

“Kita seperti setiap tahun, bahkan tahun lalu misalnya, kita bisa melakukan penyesuaian belanja.” kata  Febrio Kacaribu, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Rabu (11/3/2026).  

Meski begitu Febrio meyakini bahwa saat ini harga minyak dunia masih berada di bawah asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dipatok di harga US$70 per barel.


“Tadi sudah ditunjukkan teman-teman sekalian, year-to-date ICP sampai tanggal 11 Maret ini itu US$68,4 per barel.” lanjut Febrio.

Harga rata-rata tersebut sudah termasuk dengan harga minyak yang sempat melambung di atas US$100 di awal pekan ini.