Logo Bloomberg Technoz

Jepang Periksa AI Grok Soal Gambar Mengandung Unsur Seksual

News
16 January 2026 14:30

Chatbot Grok yang dikembangkan XAI Holdings milik Elon Musk(Andrey Rudakov/Bloomberg)
Chatbot Grok yang dikembangkan XAI Holdings milik Elon Musk(Andrey Rudakov/Bloomberg)

Takashi Mochizuki dan Mayumi Negishi -- Bloomberg News

Bloomberg, Jepang bergabung dengan daftar sejumlah negara yang menyelidiki platform media sosial X terkait layanan kecerdasan buatan Elon Musk, Grok, dan peran chatbot tersebut dalam menciptakan serta menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur seksual tanpa persetujuan mereka.

Kantor Kabinet Jepang telah meminta platform media sosial tersebut untuk meningkatkan pengamanan dan mengekang produksi gambar-gambar yang diubah secara seksual oleh Grok, kata Menteri Keamanan Ekonomi Kimi Onoda. 


Para pejabat juga mengajukan pertanyaan tertulis tentang langkah-langkah yang diambil oleh X untuk mencegah pembuatan deepfake dan gambar-gambar lain yang melanggar privasi, kekayaan intelektual, dan hak seseorang untuk mengontrol penggunaan citra mereka, katanya.

Bulan ini, Grok menuai kecaman keras dari pengguna dan pemerintah dari Malaysia hingga Italia karena kemudahan penggunaannya untuk memanipulasi foto guna menseksualisasi atau merendahkan subjeknya. Sejak itu, Grok telah menerapkan beberapa pembatasan pada kemampuan pembuatan gambarnya dan memberlakukan sistem berbayar.