“Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi dengan support di 8.948 dan resistance di 9.035. Selama sentimen global dan pergerakan rupiah belum menunjukkan perbaikan signifikan, tekanan diperkirakan masih berlanjut,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Adapun sektor komoditas, khususnya emas, tetap menarik dicermati seiring harga yang kembali mencetak all time high di kisaran 4.800 didorong meningkatnya permintaan aset safe haven.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ANTM, PSKT, dan EMTK.
Melansir riset Phintraco Sekuritas, secara teknikal IHSG ditutup di bawah MA–5 disertai penyempitan area positif MACD serta stochastic RSI yang bergerak turun dari area overbought. Ini membuka peluang lanjutan koreksi dengan pengujian area support di kisaran 8.950-9.000.
Di sisi lain, keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan BI Rate di 4.75% yang sesuai ekspektasi pasar belum mampu menjadi katalis penahan koreksi, mengingat fokus kebijakan moneter saat ini lebih diarahkan pada stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.
“BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi domestik pada 2026 meningkat dalam kisaran 4,9-5,7%, ditopang kenaikan permintaan domestik. Hal ini sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah dan berlanjutnya dampak positif dari bauran kebijakan Bank Sentral untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” mengutip paparan Phintraco.
Efektivitas berbagai program stimulus pemerintah pada 2026 perlu diperkuat untuk mendorong konsumsi rumah tangga dan penyerapan tenaga kerja. Investasi diperkirakan lebih tinggi ditopang oleh berlanjutnya program hilirisasi oleh pemerintah.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco adalah INCO, MEDC, EXCL, BRIS, dan HRUM.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya bursa Wall Street dan berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah serta beberapa komoditas mineral logam diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, pergerakan rupiah yang cenderung melemah mendekati level Rp17.000/US$ berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.920-8.830 dan resisten 9.100-9.190,” tulis riset CGS International.
Saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi NCKL, INCO, MBMA, ANTM, MDKA, dan MYOR.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguat, didorong oleh tensi geopolitik yang sedikit membaik, serta menguatnya harga komoditas dan nilai tukar rupiah. Namun patut dicermati, bahwa volatilitas masih akan tinggi dalam jangka waktu menengah ini.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ERAA, MEDC, dan PSAB.
(fad/aji)































