Logo Bloomberg Technoz

Indonesia Bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump

Redaksi
22 January 2026 09:00

Warga Palestina berjalan melewati reruntuhan bangunan yang hancur di Kota Gaza, Gaza, Senin (29/9/2025). (Ahmad Salem/Bloomberg)
Warga Palestina berjalan melewati reruntuhan bangunan yang hancur di Kota Gaza, Gaza, Senin (29/9/2025). (Ahmad Salem/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian untuk Gaza yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan ini diumumkan bersama oleh para menteri luar negeri delapan negara, termasuk Indonesia, Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada Selasa (21/1), para menteri luar negeri menyambut undangan Presiden Trump kepada para pemimpin negara mereka untuk menjadi bagian dari Dewan Perdamaian. Mereka menyatakan kesepakatan bersama untuk bergabung dan akan menandatangani dokumen keikutsertaan sesuai dengan prosedur hukum dan ketentuan masing-masing negara.

“Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dalam Board of Peace. Setiap negara akan menandatangani dokumen kesepakatan sesuai dengan prosedur hukum dan aturan yang berlaku di negara masing-masing,” demikian pernyataan tersebut.


Beberapa negara, seperti Mesir, Pakistan, dan Uni Emirat Arab, bahkan telah lebih dulu menyatakan keikutsertaan mereka.

Dewan ini akan berperan dalam mengimplementasikan Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict yang telah disahkan melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803. Misinya mencakup penguatan gencatan senjata permanen, dukungan terhadap rekonstruksi Gaza, serta mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan berdasarkan hak rakyat Palestina atas penentuan nasib sendiri dan pembentukan negara, sesuai dengan hukum internasional.