Logo Bloomberg Technoz

Minyak Tembus US$100, Trump Sebut Harga Kecil Demi Keamanan Dunia

News
09 March 2026 10:30

Presiden AS Donald Trump di Davos (21/1/2026). (Krisztian Bocsi/Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump di Davos (21/1/2026). (Krisztian Bocsi/Bloomberg)

Josh Wingrove, Eltaf Najafizada dan Sherif Tarek - Bloomberg News

Bloomberg, Eskalasi perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel memasuki hari ke-10 tanpa ada tanda-tanda mereda. Di tengah kecamuk tersebut, Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru, sementara Donald Trump menegaskan bahwa lonjakan harga minyak adalah "harga kecil" demi perdamaian dunia.

Kantor berita Fars melaporkan pada Minggu bahwa Mojtaba Khamenei (56) terpilih melalui "pemungutan suara yang menentukan" oleh Majelis Ahli Iran. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), kekuatan militer paling berpengaruh di Teheran, langsung menyatakan sumpah setia sepenuhnya kepada pemimpin baru tersebut.


Sementara itu, pihak Trump menyatakan bahwa kampanye militer AS dan Israel terhadap Iran sebanding dengan dampak ekonomi jangka pendek yang dirasakan dunia.

"Harga minyak jangka pendek akan segera turun drastis setelah ancaman nuklir Iran dihancurkan. Ini adalah harga yang sangat murah bagi AS dan dunia demi Keselamatan serta Perdamaian," tulis Trump melalui media sosial sesaat setelah pasar minyak dibuka pada Minggu malam.