Sedangan untuk bagian akuntan telah dilakukan seleksi umum dengan total 375 orang, dan tenaga gizi 375 orang.
Saat ini, para peserta yang lolos seleksi telah memasuki tahap administrasi lanjutan. Mereka tengah melakukan pengisian daftar riwayat hidup serta pengusulan Nomor Induk PPPK sebagai bagian dari proses pengangkatan.
“Mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan Nomor Induk PPPK, sehingga diperkirakan mereka akan menjadi PPPK mulai tanggal 1 Februari 2026,” ucap Dadan.
Selain tahap kedua, BGN juga menyiapkan tahapan rekrutmen lanjutan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia SPPG secara nasional. Koordinasi lintas kementerian telah dilakukan untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara untuk melakukan seleksi PPPK tahap ketiga dan keempat,” jelasnya.
Dadan menambahkan, seleksi tahap ketiga dan keempat nantinya akan dibuka secara umum. Setiap tahap akan menyediakan formasi dalam jumlah besar guna memperkuat operasional SPPG di berbagai wilayah.
“Kita akan buka nanti secara umum dengan jumlah formasi masing-masing sekitar 32 ribuan,” tutup Dadan.
Pada tahap pertama, Dadan pun mengatakan sudah melakukan rekrutmen pegawai 2.080 dan menjadi ASN per tanggal 1 Juli 2025.
(dec/del)



























