Logo Bloomberg Technoz

Macron Tolak Undangan, Trump Ancam Tarif 200% Sampanye Prancis

News
20 January 2026 14:20

Botol-botol sampanye yang dijual di sebuah toko anggur di Paris, Prancis. (Dok: Nathan Laine/Bloomberg)
Botol-botol sampanye yang dijual di sebuah toko anggur di Paris, Prancis. (Dok: Nathan Laine/Bloomberg)

Ania Nussbaum dan Josh Wingrove - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden AS Donald Trump menyerang pemimpin Prancis Emmanuel Macron karena menolak undangannya untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang diusulkannya. Trump mengisyaratkan akan mengenakan tarif 200% pada sampanye.

"Yah, tidak ada yang menginginkannya karena dia akan segera meninggalkan jabatannya," kata Trump kepada wartawan pada Senin waktu setempat, setelah diberi tahu bahwa Macron akan menolak undangannya. "Saya akan mengenakan tarif 200% pada anggur dan sampanyenya, dan dia akan bergabung," imbuhnya.


Masa jabatan kedua Macron dijadwalkan berakhir tahun depan, dan dia telah berulang kali berjanji tidak akan mengundurkan diri lebih awal.

Pemerintahan Trump meminta negara-negara yang ingin mendapatkan posisi permanen di badan tersebut untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar. Menurut draf piagam kelompok yang diusulkan yang dilihat Bloomberg, Trump akan menjabat sebagai ketua perdana dan memiliki wewenang atas keputusan keanggotaan.