Macron tidak berencana menerima undangan tersebut, kata sumber yang dekat dengan pemimpin Prancis itu sebelumnya. Macron percaya piagam tersebut melampaui isu Gaza, kata sumber itu, dan menimbulkan kekhawatiran serius, khususnya mengenai penghormatan terhadap prinsip-prinsip dan kerangka institusional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang dianggap Prancis tidak bisa dinegosiasi.
Trump juga mengonfirmasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin diundang untuk bergabung dengan dewan tersebut, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Trump mengundang sejumlah pemimpin dunia, termasuk Javier Milei dari Argentina dan Mark Carney dari Kanada, untuk menjadi bagian dari Dewan Perdamaian Gaza, yang akan dibentuk di bawah payung Dewan Perdamaian barunya.
Beberapa negara Eropa juga diundang untuk bergabung dengan dewan perdamaian tersebut, menurut sumber yang mengetahuinya.
Trump ingin konstitusi dan mandat lengkap komite tersebut ditandatangani di Davos pada Kamis, menurut sumber yang mengetahui hal tersebut. Namun, beberapa detail kecil dalam perjanjian tersebut membuat para undangan bingung apakah akan menerimanya.
Para kritikus khawatir bahwa Trump berusaha membangun alternatif, atau pesaing, bagi PBB, yang telah lama dikritiknya.
(bbn)



























