Pendapatan COIN diproyeksikan meningkat hingga Rp692 miliar pada 2027, ditopang oleh kontribusi tambahan dari ekspansi bisnis kustodian melalui entitas ICC serta pengembangan produk aset digital baru. Dengan struktur biaya tambahan yang relatif minimal, peningkatan aktivitas perdagangan dinilai berpotensi memperkuat arus kas dan profitabilitas perseroan.
Samuel Sekuritas memulai cakupan terhadap COIN dengan rekomendasi speculative buy dan target harga Rp5.500/saham, dengan potensi kenaikan yang dinilai menarik seiring katalis regulasi dan pertumbuhan skala bisnis perseroan.
Sementara itu di pasar saham, emiten yang belum lama resmi melantai di bursa bergerak hijau ke posisi Rp3.000/saham atau naik 1,69% pada perdagangan pagi ini.
Harga tersebut melonjak dari harga perdananya saat IPO Juli lalu di posisi Rp100/saham. Meski demikian, secara ytd saham COIN telah turun 22,68% serta kapitalisasi pasar yang menembus Rp44,26 triliun.
PTRO dan BUMI
Riset Henan Putihrai Sekuritas sebelumnya juga menilai, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) berada dalam posisi strategis karena berpotensi masuk MSCI secara bersamaan dengan FTSE Russell. Pengumuman MSCI dijadwalkan pada 10 Februari 2026, disusul FTSE pada 20 Februari 2026, yang secara historis kerap menjadi katalis berkelanjutan bagi pergerakan harga saham. Henan Putihrai memperkirakan inklusi ganda tersebut berpotensi membuka arus dana masuk lebih dari US$300 juta, yang akan memperluas basis investor dan meningkatkan likuiditas saham PTRO.
Henan Putihrai juga mencatat, saham yang mendekati inklusi MSCI Standard umumnya telah mengalami penyesuaian valuasi sebelum pengumuman resmi. Fenomena ini dipicu oleh dana pasif global dan investor berbasis indeks yang mulai melakukan positioning lebih awal, sehingga mendorong harga saham bergerak di atas ambang kelayakan teknis meski tanpa perubahan fundamental yang signifikan.
Samuel Sekuritas sebelumnya juga menyebutkan jika PT Bumi Resources Tbk (BUMI) muncul sebagai salah satu kandidat terkuat untuk masuk ke MSCI Indonesia Global Standard. BUMI saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$10,3 miliar dengan tingkat free float sebesar 28,3% serta likuiditas yang solid, tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian satu tahun terakhir yang mencapai sekitar US$36,7 juta.
Dengan profil tersebut, Samuel Sekuritas memperkirakan potensi aliran dana asing yang dapat masuk ke saham BUMI berada di kisaran US$180 juta hingga US$300 juta apabila resmi masuk ke dalam indeks MSCI.
(dhf)






























