Logo Bloomberg Technoz

Dari sisi pendanaan, dana operasional harian program MBG saat ini telah mencapai sekitar Rp855 miliar. Sementara itu, realisasi anggaran hingga pertengahan Januari 2026 tercatat sebesar Rp17,398 triliun per 16 Januari dan per pagi hari berikutnya telah mendekati Rp18 triliun. 

Capaian ini disebut Dadan, sebagai salah satu realisasi anggaran tercepat di antara kementerian dan lembaga.

Dana program MBG disalurkan secara langsung dari Kantor Kas Negara ke masing-masing SPG. Penggunaannya dibagi dengan komposisi 70% untuk pembelian bahan baku makanan, 20% untuk biaya operasional termasuk gaji relawan, serta 10% untuk insentif seluruh mitra yang bergabung dalam program Makan Bergizi Gratis.

Berdasarkan data terbaru, jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai sekitar 59,86 juta orang. Kelompok penerima mencakup balita, peserta PAUD, Raudhatul Athfal, hingga tenaga pendidik. Dalam skema terbaru, guru dan tenaga pendidik resmi masuk sebagai penerima manfaat program.

Namun demikian, pemerintah mengakui masih perlu upaya ekstra untuk memperluas jangkauan MBG di pondok pesantren dan sekolah keagamaan lainnya. Saat ini, pesantren baru mencakup sekitar 534.000 penerima manfaat, angka yang dinilai masih memiliki potensi besar untuk ditingkatkan.

Kepala MBG menambahkan, tantangan pendataan pesantren masih menjadi pekerjaan rumah karena tidak seluruh pesantren terdaftar di Kementerian Agama. Oleh karena itu, pendataan rutin ke lapangan akan terus dilakukan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis semakin merata dan tepat sasaran.

(dec)

No more pages