Logo Bloomberg Technoz

Purbaya mengaku hal ini juga merupakan latar belakang dan alasan kehadiran Thomas dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Edisi November 2025 lalu.

Langkah itu, kata dia, juga menjadi tahap awal Thomas untuk mengetahui lebih lanjut ihwal dinamika yang terjadi dalam proses pengambilan keputusan di otoritas moneter negara tersebut.

"[Iya belajar], disuruh ngintip-ngintip, di BI itu ada apa sih? Kan udah ngintip dua kali cukup. Jadi dia pindah ke sana juga cukup saya pikir," tutur dia.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga mengaku akan segera bertemu dengan Juda Agung untuk mengetahui latar belakang dan alasan dirinya mengundurkan diri dari bank sentral. 

Sebelumnya, sumber Bloomberg Technoz menyebut bahwa Thomas, yang juga keponakan Prabowo disebut dipastikan akan menjadi pengganti Juda Agung. Sementara itu, Juda Agung berpotensi menggantikan Thomas di Kementerian Keuangan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengusulkan nama Thomas Djiwandono sebagai salah satu kandidat pengganti Juda Agung di Bank Indonesia.

Ketua Komisi XI Muhammad Misbakhun juga mengonfirmasi telah menerima Surat Presiden (Surpres) pengajuan sejumlah nama calon kandidat yang menggantikan Juda.

Ketiga kandidat tersebut yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan juga Solikin M. Juhro. Usai menerima surat itu, DPR kemudian akan menindaklanjuti proses fit and proper test.

"Surpres sudah [kami terima]. Kemudian Komisi XI ditugaskan untuk melakukan fit and proper test, dan saya sudah minta kepada sekretariat untuk mengatur jadwal," ujar Misbakhun. "Pokoknya minggu ini."

(lav)

No more pages