Trump Tawarkan AS Mediasi Sengketa Bendungan Nil Mesir-Ethiopia
News
17 January 2026 12:30

Kate Sullivan - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Donald Trump menawarkan diri untuk kembali menjadi mediator dalam sengketa air yang telah lama berlangsung antara Mesir dan Ethiopia. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mencegah konflik terkait bendungan raksasa yang berpotensi mengubah lanskap Sungai Nil secara signifikan.
“Saya yakin dengan keahlian teknis yang tepat, negosiasi yang adil dan transparan, serta peran kuat Amerika Serikat dalam memantau dan mengoordinasikan antarpihak, kita dapat mencapai kesepakatan yang langgeng bagi semua negara di Cekungan Nil,” tulis Trump dalam sepucuk surat kepada Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi yang diunggah di media sosial pada Jumat (16/1).
Trump menyatakan bahwa "pendekatan yang sukses" nantinya akan menjamin pelepasan air yang dapat diprediksi bagi Mesir, sembari tetap memungkinkan Ethiopia menghasilkan "listrik dalam jumlah besar."
Konflik antara kedua negara ini berpusat pada proyek Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD), sebuah bendungan yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas listrik Ethiopia secara drastis. Namun, di Kairo, banyak pihak memandang bendungan yang resmi dibuka tahun lalu tersebut sebagai ancaman terhadap pasokan air Mesir yang selama ini sangat bergantung pada aliran Sungai Nil. Sudan, yang terletak di antara kedua negara tersebut, juga menyatakan kekhawatiran serupa.






























