Presiden Prabowo Ingin Industri Mineral Kritis Dipercepat
Dovana Hasiana
16 January 2026 07:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Industri Mineral Brian Yuliarto melakukan rapat dengan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (15/1/2026) malam. Dalam rapat tersebut, Brian mengatakan Prabowo ingin mendorong dan mempercepat industri strategis, terutama mineral kritis di Indonesia.
Brian mendapatkan arahan agar Indonesia bisa segera mempercepat pemanfaatan teknologi untuk mineral kritis. Brian mengatakan salah satu komoditas mineral kritis yang dibahas adalah logam tanah jarang.
“Presiden ingin mendorong industri strategis, terutama industri mineral kritis di Indonesia. Tadi saya mendapatkan arahan agar dipercepat, teknologi segera dikuasai sehingga kandungan mineral kritis, logam tanah jarang salah satunya itu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat” ujar Brian kepada awak media, Kamis (15/1/2026).
Brian mengatakan salah satu industri yang bisa memanfaatkan logam tanah jarang adalah mobil nasional. Sebab, logam tanah jarang memiliki unsur utama berupa Neodymium dan Praseodymium (NdPr) yang merupakan aplikasi untuk magnet yang dibutuhkan untuk kendaraan listrik.
Brian mengatakan rapat tersebut turut melibatkan Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa agar menjalin kerja sama teknologi dengan luar negeri dalam pemanfaatan logam tanah jarang.
































