Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, terkait kemungkinan dimulainya proyek dimethyl ether (DME), Rosan belum memberikan kepastian. “Kalau tidak salah, sekitar Februari,” kata Rosan.

Saat ditanya mengenai kesiapan teknologi, termasuk isu keterlibatan pihak luar negeri, Rosan menyampaikan bahwa kajian teknis masih berlangsung dan akan dibahas lebih lanjut.

Adapun sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia berpotensi memperoleh investasi proyek hilirisasi hingga US$6 miliar atau sekitar Rp101 triliun dalam waktu dekat. Pemerintah menargetkan realisasi minimal enam hingga sebelas proyek hilirisasi dalam tahap awal.

“Kami harapkan minimal 6–11 proyek hilirisasi,” ujar Prabowo dalam peresmian Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Selain proyek unggas, Danantara juga menyiapkan sejumlah proyek hilirisasi di sektor mineral dan energi. Berdasarkan paparan sebelumnya, proyek-proyek tersebut meliputi pengembangan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) serta smelter aluminium yang melibatkan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), sebagai bagian dari strategi hilirisasi bauksit nasional.

Di sektor energi terbarukan, Danantara menyiapkan proyek green refinery untuk bioavtur serta pengembangan fasilitas bioetanol guna mendukung transisi energi dan peningkatan bauran bahan bakar nabati dalam negeri.

Seluruh proyek tersebut direncanakan memasuki tahap konstruksi secara bertahap sepanjang Januari hingga awal bulan berikutnya, seiring penyelesaian aspek teknis dan administratif.

Di sektor pangan dan agribisnis, proyek unggas terintegrasi diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung program prioritas pemerintah di bidang gizi. Pemerintah melalui Danantara juga merencanakan investasi sebesar Rp20 triliun untuk memperkuat sektor peternakan unggas nasional di 13 provinsi.

(dhf)

No more pages