Logo Bloomberg Technoz

Kata IDAI Usai Pemecatan Dokter Jantung Anak Piprim Oleh Menkes

Dinda Decembria
18 February 2026 13:30

Dr.Piprim Basarah Yanuarso dipecat Menkes. (Sumber: Instagram dr Piprim).
Dr.Piprim Basarah Yanuarso dipecat Menkes. (Sumber: Instagram dr Piprim).

Bloomberg Technoz, Jakarta -Ketua Unit Kerja Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Rizky Adriansyah, merespons keputusan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang memecat dokter konsultan jantung anak senior sekaligus Ketua IDAI, Piprim Basarah Yanuarso.

Ia menekankan bahwa proses pendidikan dokter spesialis anak di RSCM maupun pendidikan dokter ahli jantung anak di FKUI harus tetap terjaga. “Jangan sampai proses pendidikan dan layanan jantung anak terganggu karena polemik kebijakan,” kata Rizky dalam Instagram pribadinya, dikutip Rabu (18/2).

Menurutnya, solusi yang lebih tepat sebenarnya bisa ditempuh tanpa harus mutasi atau pemecatan. “Kita bisa menawarkan dukungan tenaga ke RS Fatmawati atau meminta penambahan satu SIP praktik, sehingga layanan di RSCM tetap berjalan dan layanan jantung anak di Fatmawati juga berkembang,” jelasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa sejak 2022 IDAI telah berkomitmen mendukung pengembangan layanan jantung anak di seluruh Indonesia. “Kami sangat mendukung pengembangan layanan jantung anak dari Sabang sampai Merauke dan siap membantu pemerintah,” katanya.

Komitmen tersebut, lanjut Rizky, berlaku untuk berbagai daerah seperti Aceh, Papua, maupun Maluku. “Dimanapun layanan jantung anak ingin dikembangkan, pada prinsipnya kami siap membantu demi kesehatan anak Indonesia,” ujarnya.