Sejumlah kategori justru mencatat penurunan harga, termasuk peralatan rumah tangga serta mobil dan truk bekas. Biaya perbaikan kendaraan turun paling dalam yang pernah tercatat. Harga barang inti — yang mengecualikan pangan dan energi — stagnan bulan lalu, berlawanan dengan ekspektasi adanya pemulihan.
Pejabat bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga pada pertemuan akhir bulan ini, setelah memangkas suku bunga tiga kali berturut-turut untuk menutup 2025. Namun, para pejabat masih terbelah pandangan soal seberapa jauh suku bunga dapat diturunkan tahun ini, dengan mempertimbangkan potensi tekanan harga dari tarif sekaligus melemahnya pasar tenaga kerja.
Kontrak berjangka saham dan obligasi pemerintah AS memangkas penguatannya setelah laporan tersebut dirilis.
Salah satu pendorong utama inflasi dalam beberapa tahun terakhir adalah biaya perumahan — kategori terbesar dalam sektor jasa — meski tekanannya mereda sepanjang 2025. Harga tempat tinggal naik 0,4% pada Desember, tertinggi sejak Agustus. Jika komponen perumahan dikecualikan, IHK inti hanya naik 0,1%.
Sejumlah indikator perumahan utama, termasuk sewa primer dan sewa ekuivalen pemilik rumah, meningkat dengan laju yang cukup kuat setelah perubahan pada periode September hingga November tercatat sangat kecil. Tarif hotel juga pulih, mencatat kenaikan terbesar sejak September 2023.
Indikator jasa lain yang diawasi ketat oleh The Fed — yang mengecualikan biaya perumahan dan energi — naik 0,3%. Meski para bankir sentral menekankan pentingnya indikator ini dalam menilai arah inflasi, perhitungannya didasarkan pada indeks terpisah.
Ukuran tersebut dikenal sebagai indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang mengambil sebagian data dari IHK untuk menghitung sejumlah komponen biaya. Laporan pemerintah tentang harga produsen yang dijadwalkan rilis Rabu akan memberikan gambaran tambahan untuk kategori yang langsung memengaruhi PCE, yang akan merilis data Oktober dan November akhir bulan ini.
Bank sentral juga mencermati pertumbuhan upah karena dapat memberi petunjuk soal prospek belanja konsumen — motor utama perekonomian. Laporan terpisah pada Selasa yang menggabungkan data inflasi dan upah terbaru menunjukkan upah riil rata-rata per jam naik 1,1% pada Desember dibandingkan setahun sebelumnya.
Indikator ini telah berada di wilayah positif selama dua setengah tahun terakhir, menandakan bahwa kenaikan upah rata-rata warga AS melampaui laju inflasi. Namun, biaya hidup yang masih tinggi menekan sentimen konsumen dan diperkirakan menjadi isu utama dalam pemilu paruh waktu tahun ini.
Ke depan, para ekonom memperkirakan inflasi akan terus melandai secara bertahap sepanjang 2026. Perusahaan biasanya menyesuaikan harga pada awal tahun, yang dapat memengaruhi laporan IHK bulan depan. Selain itu, putusan Mahkamah Agung yang masih dinanti berpotensi menyatakan banyak tarif global Presiden Donald Trump sebagai tidak sah.
(bbn)






























