Cermati Fintech Group Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Bloomberg Technoz, Jakarta - Cermati Fintech Group menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility yang berfokus pada pengurangan serta pemanfaatan sampah. Program ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, sebagai wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung ekonomi sirkular di Indonesia.
Melalui kolaborasi bersama bank sampah Kertabumi, inisiatif CSR tersebut menjadi langkah strategis Cermati Fintech Group dalam menjawab tantangan lingkungan sekaligus isu sosial. Program ini dirancang untuk memastikan pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada proses pengumpulan, tetapi berlanjut hingga menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
Cermati Fintech Group melibatkan seluruh ekosistem entitasnya, yang mencakup Cermati, Cermati Protect, Cermati Invest, Indodana Finance, dan Indodana Fintech. Sinergi ini menunjukkan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis grup, bukan sekadar program tambahan.
Salah satu kontribusi utama dalam program ini adalah pengadaan mesin pengolah sampah anorganik di Kertabumi Recycling Center yang berlokasi di Tangerang Selatan. Mesin tersebut dirancang untuk mendaur ulang hingga 20 ton sampah per bulan, atau setara dengan sekitar 240 ton per tahun.
Dengan usia pakai mesin yang mencapai 15 tahun, kontribusi Cermati Fintech Group diproyeksikan mampu mendukung proses daur ulang hingga 3.600 ton sampah anorganik selama periode tersebut. Angka ini mencerminkan dampak jangka panjang yang signifikan bagi pengurangan sampah dan pengelolaan lingkungan.
Selain dukungan teknologi, program CSR ini juga berfokus pada pengelolaan sampah anorganik yang berasal dari aktivitas operasional perusahaan. Material seperti kertas, kain, plastik, dan impraboard dikumpulkan dan dipilah untuk kemudian diolah kembali secara produktif.
Dari inisiatif tersebut, Cermati Fintech Group berhasil mengumpulkan sekitar 660 kilogram sampah gabungan. Sampah ini tidak berakhir di tempat pembuangan, melainkan diolah oleh para mitra Kertabumi bersama warga setempat yang tergabung dalam Karang Taruna dan PKK.
Melalui keterampilan tangan masyarakat, sampah anorganik tersebut diubah menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Proses ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar Kertabumi Recycling Center.
Pemberdayaan Warga dan Nilai Tambah Ekonomi
Produk kerajinan hasil daur ulang tersebut rencananya akan dipasarkan melalui galeri Kertabumi serta kanal media sosial mereka. Skema ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan pendapatan komunitas yang terlibat langsung dalam proses pengolahan sampah.
Cermati Fintech Group mengapresiasi komitmen Kertabumi yang memastikan seluruh hasil penjualan akan diputar kembali untuk mendukung operasional dan kesejahteraan warga. Dengan demikian, roda ekonomi sirkular dapat terus berjalan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Program pengelolaan sampah ini menegaskan bahwa visi Cermati Fintech Group tidak hanya berfokus pada penyediaan solusi finansial digital. Perusahaan juga berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam membangun ekosistem keberlanjutan yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar, menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab lingkungan. “Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis tidak boleh mengesampingkan tanggung jawab terhadap kelestarian alam dan lingkungan. Melalui pemanfaatan material branding menjadi produk fungsional, kami mengambil pendekatan kreatif untuk meminimalisir jejak karbon operasional dan memastikan material promosi kami memiliki siklus hidup yang lebih panjang dan bermanfaat."
Pandangan serupa disampaikan Direktur Utama Indodana Fintech, Ronny Wijaya. Ia menilai program ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem teknologi finansial yang berkelanjutan dan selaras dengan pelestarian alam.
“Inisiatif ini merupakan langkah nyata kami dalam membangun ekosistem teknologi finansial yang berkelanjutan. Kami ingin kehadiran solusi digital kami di masyarakat berjalan beriringan dengan dampak positif bagi kelestarian ekosistem alam, sehingga inovasi dan alam dapat tumbuh bersama secara harmonis,” ujar Ronny.
Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menambahkan bahwa program ini juga memiliki dimensi pemberdayaan masyarakat yang kuat. Ia menekankan pentingnya mengubah cara pandang terhadap sampah sebagai sumber nilai baru.
“Fokus kami bukan sekadar pada mesin pengolah sampah, melainkan pada peningkatan pemberdayaan masyarakatnya. Melalui dukungan ini, kami berharap warga sekitar Kertabumi Recycling Center dapat mengasah potensi ekonomi kreatif mereka, sehingga sampah yang dikelola mampu memberikan manfaat nilai tambah finansial serta dapat melihat peluang usaha yang dapat tumbuh dari proses daur ulang untuk terciptanya kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Cermati Fintech Group meyakini bahwa ekonomi sirkular dapat menjadi solusi atas tantangan lingkungan sekaligus sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, perusahaan berharap dapat mendorong perubahan positif yang berdampak luas.
Ke depan, Cermati Fintech Group berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif serupa sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Informasi lebih lanjut mengenai komitmen dan kegiatan Cermati Fintech Group dapat diakses melalui laman resmi https://cermati.group/.
Sebagai grup perusahaan teknologi finansial yang berdiri sejak 2015, Cermati Fintech Group terus mengedepankan inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia. Dengan menggabungkan inovasi digital dan kepedulian lingkungan, Cermati berupaya membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.
































