Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Borong Saham BBRI Rp640 M Kala IHSG Cetak Rekor

Muhammad Julian Fadli
12 January 2026 08:51

Ilustrasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham sepanjang pekan kemarin, 5-9 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 2,16% point–to–point. Indeks menyentuh posisi All Time High baru level 9.000.

Bersamaan dengan tren bullish IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp2 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Sama halnya, pada pasar reguler investor asing net buy Rp1,6 triliun.
 
Adapun investor asing tercatat net buy saham terbanyak pada emiten PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp644,44 miliar. Bersamaan dengan tren pembelian, saham BBRI menguat 1,1% menuju posisi Rp3.680/saham.

Saham BBRI dalam Sepekan Kemarin Hingga Jumat (9/1/2026) (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan 5 – 9 Januari 2026:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp644,44 miliar
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp627,87 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp489,8 miliar
  4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp454,28 miliar
  5. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp422,79 miliar
  6. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp393,28 miliar
  7. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp323,94 miliar
  8. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp264,18 miliar
  9. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp220,74 miliar
  10. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp208,97 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net sell tertinggi pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai Rp1,58 triliun. Berseberangan jauh dengan manuver jual yang deras, saham BUMI tetap berhasil menguat 10% menyentuh posisi Rp462/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan 5 – 9 Januari 2026:

  1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp1,58 triliun
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1,15 triliun
  3. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp413,93 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp390,77 miliar
  5. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) Rp227,67 miliar
  6. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp106,85 miliar
  7. PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) Rp90,65 miliar
  8. PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) Rp85,3 miliar
  9. PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) Rp81,9 miliar
  10. PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) Rp77,57 miliar