Logo Bloomberg Technoz

Mencermati valuasi bursa Asia lainnya, valuasi IHSG saat ini terbilang relatif mahal usai penguatan yang amat signifikan 3,54% ytd menembus level 9.000. 

No Bursa Saham Valuasi PBV PER
1 TW Weighted Index (Taiwan) 3,18 x 22,25 x
2 NIKKEI 225 (Jepang) 2,52 x 20,55 x
3 IHSG 2,32 x 16,63 x
4 Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam) 2,21 x 16,06 x
5 Shanghai Composite (China) 1,60 x 15,83 x
6 KLCI (Malaysia) 1,57 x 15,64 x
7 Straits Times (Singapura) 1,55 x 15,65 x
8 KOSPI (Korea Selatan) 1,46 x 15,50 x
9 PSEI (Filipina) 1,30 x 10,15 x
10 SETI (Thailand) 1,19 x 14,00 x

Sumber: Tim Riset Bloomberg Technoz, Bloomberg

Valuasi IHSG disebut lebih mahal ketimbang Bursa Saham Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Shanghai Composite (China), KLCI (Malaysia), Straits Times (Singapura), KOSPI (Korea Selatan), PSEI (Filipina), hingga SETI (Thailand) .

Sebagai acuan, PER adalah rasio antara kapitalisasi pasar dengan total laba dari seluruh konstituen pasar. Investor menggunakan rasio ini untuk menentukan murah atau mahal valuasi pasar.

Sementara itu, PBV adalah rasio antara kapitalisasi pasar dengan total nilai buku ekuitas. Rasio yang bernilai lebih rendah dari 1x artinya kapitalisasi pasar lebih murah dibanding dengan total ekuitas, sedang rasio di atas 1x artinya terbilang lebih mahal.

Risiko ketidakpastian global turut menyelimuti pasar saham Indonesia. Para pejabat AS tengah berpacu menyusun berbagai opsi, mulai dari kesepakatan bisnis hingga cara lain untuk mempererat hubungan dengan Greenland. 

Langkah ini diambil setelah Presiden Donald Trump kembali melontarkan tuntutan mendadak untuk mengambil alih wilayah tersebut, sebuah langkah yang mengejutkan banyak pihak di Washington, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.

Situasi berubah setelah Trump melempar serangkaian pernyataan publik secara tiba–tiba terkait pengambilalihan Greenland dalam beberapa hari setelah operasi AS menangkap mantan orang kuat Venezuela, Nicolas Maduro, pada 3 Januari.

Terbaru, Panin Sekuritas menyebut, investor masih akan mencermati tensi antara AS-Venezuela, di mana ini merupakan kebijakan AS dalam rangka untuk melemahkan China dan Rusia yang menjadi sekutu Venezuela. Moskow dan Beijing agresif dalam melakukan investasi di sektor tambang dan energi di Amerika Latin, terutama Venezuela, dalam beberapa tahun. 

“Investor juga akan mencermati keputusan dari Mahkamah Agung di AS, yang akan mengumumkan terkait dengan legalitas dari kebijakan tarif dari Donald Trump, yang akan mempengaruhi kebijakan perdagangan AS dan kondisi fiskal,” papar Panin dalam riset hariannya.

(fad/aji)

No more pages