Logo Bloomberg Technoz

Tahun Ini 160 Ribu ASN Akan Pensiun, Kapan CPNS 2026? 

Dovana Hasiana
24 February 2026 20:40

ASN bolos kerja, siap-siap masuk sidang diberhentikan tidak hormat (Diolah)
ASN bolos kerja, siap-siap masuk sidang diberhentikan tidak hormat (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan pemerintah masih mengkaji kebutuhan dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dibutuhkan untuk menimbang pembukaan CPNS 2026. Dalam hal ini, pemerintah sudah memiliki data bahwa jumlah ASN yang perlu diisi karena memasuki masa pensiun mencapai 160.000 orang.

Meski demikian, kata dia, pemerintah tak serta-merta akan membuka 160.000 formasi pada seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini. Pemerintah akan tetap berpatok pada kesiapan anggaran yang dimiliki. Sehingga, Kementerian PANRB pun masih harus berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk memasukkan kebutuhan anggaran tersebut pada APBN 2026.

"Kesiapan anggaran, misalnya 160.000 tetapi anggaran kita misalnya belum bisa seluruhnya kita isi. Atau kadang-kadang  kita perlu 160.000 tetapi yang lolos misalnya 30.000. Kita harus memikirkan bagaimana cara mengisi yang 120.000," ujar Rini kepada awak media, Selasa (24/02/2026). 


Meski demikian, dia mengklaim sudah meminta para kementerian lembaga untuk mengkaji kebutuhan dan kompetensi ASN yang dibutuhkan pada tahun ini. Menurut dia, kompetensi tersebut harus sejalan dan disesuaikan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Rini mengatakan harapannya pemerintah bisa membuka CASN 2026. Namun, dia belum bisa memastikan waktu pasti kapan pemerintah akan mengumumkan seleksi tersebut. "Tentu kami sangat memperhatikan terhadap tentunya para lulusan baru [fresh graduate] untuk bisa ikut serta di dalam membantu birokrasi ini," kata dia.