Secara teknikal, IHSG berpeluang mengalami koreksi terbatas dengan support di 8.895 – 8.910 dan resistance di 8.985 – 8.995, sembari menunggu rilis data consumer confidence domestik serta data AS seperti Non-Farm Payrolls dan unemployment rate.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ENRG, MINA, dan LEAD.
Mencermati lebih jauh, para pejabat Amerika Serikat (AS) tengah berpacu menyusun berbagai opsi, mulai dari kesepakatan bisnis hingga cara lain untuk mempererat hubungan dengan Greenland.
Langkah ini diambil setelah Presiden Donald Trump kembali melontarkan tuntutan mendadak untuk mengambil alih pulau tersebut, sebuah langkah yang mengejutkan banyak pihak di Washington, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.
Situasi berubah setelah Trump melempar serangkaian pernyataan publik secara tiba–tiba terkait pengambilalihan Greenland dalam beberapa hari setelah operasi AS menangkap mantan orang kuat Venezuela, Nicolas Maduro, pada 3 Januari.
Melansir riset Phintraco Sekuritas, secara teknikal, indikator Stochastic RSI IHSG berada di area overbought dan berpotensi membentuk death cross. Selain itu IHSG membentuk pola shooting star yang mengindikasikan potensi pembalikan arah setelah reli selama beberapa hari dan mencapai level tertinggi baru.
“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi teknikal menguji level 8.850 – 8.900” mengutip paparan Phintraco.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham UNVR, ACES, SMDR, BKSL, dan SIDO.
Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Menguatnya mayoritas Bursa Wall Street, naiknya harga minyak mentah, cpo, emas dan batu bara serta aksi beli investor asing diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu terkoreksinya harga nikel, timah, dan tembaga serta tingginya defisit APBN 2025 berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.860 – 8.795 dan resist 8.990 – 9.055,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi INTP, BUMI, ENRG, HRTA, RATU, dan BKSL.
Yang menarik, Panin Sekuritas menyebut, investor masih akan mencermati tensi antara AS – Venezuela, di mana ini merupakan kebijakan AS dalam rangka untuk melemahkan China dan Rusia yang menjadi partner dari Venezuela, 2 negara ini agresif dalam melakukan investasi di sector tambang dan energi di Amerika Latin, terutama Venezuela, dalam beberapa tahun.
Investor juga akan mencermati putusan dari Mahkamah Agung AS, yang akan mengumumkan terkait dengan legalitas dari kebijakan tariff dari Donald Trump, yang akan mempengaruhi kebijakan perdagangan US dan kondisi fiskal.
Dengan itu, Panin memproyeksikan IHSG akan melemah, didorong oleh sentimen negatif dari masih tingginya tensi geopolitik dan militer di global, serta melemahnya komoditas utama serta nilai tukar, jadi sentimen pemberat IHSG.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas, dengan potensi IHSG menuju resistance psikologis 9.000.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BBNI, MIDI, dan CDIA.
(fad)


























