Chief Executive Officer Ronald Lam mengatakan dalam wawancara akhir tahun lalu bahwa maskapai memasuki fase pertumbuhan yang lebih ternormalisasi. Ia kembali menegaskan pekan ini bahwa ekspansi akan dijalankan dengan lebih hati-hati.
Penyesuaian tersebut menyusul setahun ekspansi cepat, termasuk pembukaan 20 rute baru. Analis memperkirakan Cathay yang mencakup merek utama serta maskapai berbiaya rendah HK Express akan meningkatkan kapasitas sekitar 7,7% tahun ini.
Juru bicara Cathay, Andy Wong mengatakan perusahaan “secara berkelanjutan menilai dan menyempurnakan operasi serta organisasi untuk memastikan pencapaian optimal atas tujuan strategis jangka panjang.”
Efisiensi yang telah diterapkan antara lain penggabungan tim operasi harian dan perencanaan, serta restrukturisasi di area penjualan. Tahun lalu, Cathay juga menggabungkan tanggung jawab regional seperti Asia Tenggara dan Australia, serta memindahkan kantor pusat kawasan Amerika dari San Francisco ke Vancouver.
Dorongan efisiensi ini muncul ketika jumlah karyawan mendekati level akhir 2019, sementara kapasitas belum sepenuhnya kembali ke tingkat pra-pandemi. Biaya per satuan kursi tersedia per kilometer juga masih lebih tinggi dibanding sebelum Covid-19.
Pada akhir tahun lalu, Cathay Group menyatakan memperkirakan laba tahunan 2025 akan lebih tinggi dari HK$9,88 miliar (Rp21,3 Triliun dengan asumsi HK$1 sama dengan Rp2.155)) setahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pesaing Singapore Airlines Ltd. menghadapi tekanan laba akibat persaingan yang meningkat dan kerugian di Air India Ltd., tempat Singapore Airlines memiliki 25,1% saham.
“Disiplin biaya akan krusial bagi Cathay untuk menjaga profitabilitas ketika pertumbuhan kapasitas melambat,” kata Eric Zhu, analis Bloomberg Intelligence. “Grup juga perlu mengelola belanja secara proaktif untuk mengimbangi tekanan dari penurunan yield penumpang di tengah bertambahnya kapasitas maskapai asing.”
Konsolidasi tersebut juga mencakup penempatan ulang personel di dalam bisnis Cathay serta pada perusahaan induk pengendali Swire Pacific Ltd., yang mengambil langkah jarang dengan memangkas puluhan pekerjaan pada akhir tahun lalu.
(bbn)






























