PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Dari sektor perbankan, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp100/saham. Dengan jumlah saham beredar sekitar 93,33 miliar lembar, total dana yang dialokasikan mencapai sekitar Rp9,3 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi, cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi berakhir pada 5 Januari 2025, sementara pembayaran dividen dijadwalkan pada 14 Januari 2025.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Sementara itu, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menetapkan kurs konversi dalam pembagian dividen tunai interim tahun buku 2025 sebesar Rp16.720. Penetapan kurs tersebut mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada 2 Januari 2026, sebagai tindak lanjut atas pengumuman jadwal pembagian dividen sebelumnya. ADRO akan membagikan dividen tunai interim dengan total nilai mencapai Rp4,18 triliun kepada 28,8 saham, sehingga nilai dividen setara Rp145,14/saham.
“Kurs konversi yang digunakan untuk pembagian dividen tunai interim tersebut mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia tanggal 2 Januari 2026,” tulis Corporate Secretary ADRO, Maharani Cindy Opssedha, dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (2/1/2026).
Ia menambahkan, “Tidak ada dampak yang signifikan atas informasi ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.”
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Emiten perbankan lainnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), juga akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp137/saham. Pembagian dividen ini didasarkan pada laporan keuangan per 30 September 2025, di mana BRI mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp41,2 triliun. Pembayaran dividen BBRI dijadwalkan pada 15 Januari 2026.
“Adapun dividen interim yang akan dibagikan sebesar Rp137 per saham dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal pencatatan (recording date) yang telah ditetapkan,” ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny, Rabu (17/12/2025).
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
Dari sektor energi, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengumumkan pembagian dividen tunai interim tahun buku 2025 dengan total nilai Rp105,67 miliar atau setara Rp25/saham. Keputusan tersebut ditetapkan Direksi dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 30 September 2025.
Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 12 Januari 2026 berhak atas dividen ini, dengan pembayaran dijadwalkan pada 28 Januari 2026. Pembagian dividen RAJA mengacu pada kinerja keuangan per 30 September 2025, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD17,75 juta.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)
Sementara itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga akan membagikan dividen interim sebesar Rp1,34 per saham yang dijadwalkan dibayarkan pada 29 Januari 2026. Keputusan pembagian dividen interim tersebut ditetapkan melalui Keputusan Edaran Direksi dan Dewan Komisaris tertanggal 29 Desember 2025.
Dividen interim CDIA berasal dari laba bersih periode yang berakhir pada 30 Juni 2025, di mana perseroan membukukan laba bersih sebesar US$67,64 juta dan pendapatan US$66,87 juta.
(dhf)





























