Logo Bloomberg Technoz

Target defisit anggaran ditetapkan karena nilai penerimaan negara lebih rendah dibanding anggaran belanja negara pada tahun ini. 

Target anggaran pendapatan negara pada 2026 mencapai Rp3.153 triliun. Angka ini bertambah Rp288 triliun atau melonjak 10% dibanding target akhir 2025 yang dipatok Rp2.865 triliun. Nominal itu juga lebih besar dibanding usulan awal pemerintah yang sebesar Rp3.147 triliun.

"Penerimaan negara akan berasal dari penerimaan perpajakan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan penerimaan hibah," demikian tercantum dalam UU APBN 2026.

Di sisi lain, pemerintah menargetkan anggaran belanja negara 2026 mencapai Rp3.842 triliun. Angka ini melonjak Rp315 triliun atau 8,9% dibanding target belanja negara pada 2025 yang sebesar Rp3.527 triliun. Nominal belanja negara juga lebih besar dibanding usulan awal pemerintah yang sebesar Rp3.786 triliun.

Target belanja negara akan digunakan untuk anggaran belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah (TKD).

(lav)

No more pages