Logo Bloomberg Technoz

Setelah data sekolah difinalisasi, sekolah tinggal menentukan siswa yang masuk kategori eligibel. Jika menggunakan e-Rapor, sistem secara otomatis akan menarik nilai siswa dari Dapodik atau EMIS melalui integrasi host-to-host dengan Pusdatin.

“Nilai siswa diambil otomatis oleh sistem, sekolah tidak perlu memasukkan nilai satu per satu,” kata Riza.

Ia menambahkan, proses pengisian PDSS melalui e-Rapor dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat apabila data siswa eligibel telah disiapkan.

“Kalau data siswa eligibel sudah siap, prosesnya bisa kurang dari satu jam,” ujarnya.

Berbeda dengan e-Rapor, pengisian PDSS secara manual memerlukan tahapan yang lebih panjang. Sekolah harus mengisi jenis studi, kurikulum, hingga nilai siswa secara rinci untuk setiap semester dan mata pelajaran, sehingga membutuhkan waktu lebih lama.

Meski demikian, Riza menyebut pengisian manual pada PDSS 2026 pada dasarnya masih sama seperti tahun sebelumnya. Perbedaan utamanya hanya terletak pada kewajiban pengisian data operator sekolah. Setelah itu, sekolah tetap harus menetapkan jenis studi serta siswa eligibel, baik secara satu per satu maupun massal.

Riza pun mendorong sekolah-sekolah mulai tertib menggunakan e-Rapor karena ke depan pengisian PDSS akan sepenuhnya diarahkan melalui sistem tersebut.

“Ke depan, PDSS tidak akan lagi diisi secara manual. Karena itu, sekolah perlu mulai tertib mengisi e-Rapor dari sekarang,” tegasnya.

Boks: Perbedaan Pengisian PDSS 2026

1.  Pengisian PDSS Menggunakan e-Rapor

A. Sekolah memeriksa dan memfinalisasi profil data sekolah

B. Mengisi data operator sekolah (nama, email, dan nomor WhatsApp)

C. Menentukan siswa eligibel

D. Sistem otomatis menarik nilai siswa dari e-Rapor di Dapodik/EMIS

E. Sekolah melakukan finalisasi nilai.

Proses pengisian PDSS selesai tanpa input nilai manual

2. Pengisian PDSS Secara Manual

A. Sekolah memeriksa dan memfinalisasi profil data sekolah

B. Mengisi data operator sekolah (nama, email, dan nomor WhatsApp)

C. Memilih jenis studi (reguler atau akselerasi)

D. Menentukan siswa eligibel (satu per satu atau massal)

E. Mengisi kurikulum

F. Menginput nilai siswa secara manual untuk setiap semester dan mata pelajaran

G. Melakukan finalisasi data PDSS

PDSS merupakan sistem resmi dari panitia SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) yang digunakan untuk menyimpan rekam jejak kinerja sekolah serta data akademik dan nilai rapor siswa dari semester 1 hingga semester 5.

Data ini menjadi dasar penting bagi sekolah dalam mendaftarkan siswa yang dinyatakan eligible untuk mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Seluruh proses pengisian PDSS sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah dan harus dilakukan secara akurat agar siswa dapat mengikuti SNBP tanpa kendala.

(dec/spt)

No more pages