Sebelum ke Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Poncosari, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Trenggono lebih dulu meninjau pembangunan KNMP di Kabupaten Purworejo, Kabupaten Pati, dan Cirebon.
“Kami juga akan melihat di Indonesia timur progresnya seperti apa, karena kami targetkan Januari ini sudah selesai. Kami ingin ini berjalan dengan baik supaya nelayan penghasilannya meningkat berkali-kali lipat seperti di Biak Papua, sehingga nilai tukarnya juga meningkat,” ujar dia.
Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelontorkan dana sampai Rp1,34 triliun untuk membangun 65 KNMP di sejumlah lokasi di Tanah Air.
Program ini guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa-desa nelayan lewat peran aktif koperasi dan masyarakat.
Dalam keterangan yang sama, Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda mengeklaim dari 65 lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama 2025, sudah ada yang rampung 100%, salah satunya di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Adapun, sebagian besarnya diselesaikan secara bertahap dengan target hingga akhir Januari 2026, kecuali lokasi pembangunan yang terkena banjir bandang dan tanah longsor penyelesaiannya paling lambat Februari tahun ini.
“Kami sedang mengejar prosesnya sehingga akhir Januari semua selesai. Namun memang ada pengecualian beberapa lokasi yang secara tidak langsung terdampak bencana, seperti di Langsa, Bireun, Aceh Utara dan Padang Pariaman. Meski begitu, kami tetap berkomunikasi dengan kontraktor, pemda setempat, mudah-mudahan juga bisa selesai di Januari,” tutur Trian.
(far/wdh)































