Logo Bloomberg Technoz

Kredit Kopdes Nelayan Merah Putih Diperpanjang Hingga 12 Tahun

Dovana Hasiana
13 February 2026 17:30

Foto udara jejeran kapal nelayan di Kampung nelayan, Cilincing, Jumat (15/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Foto udara jejeran kapal nelayan di Kampung nelayan, Cilincing, Jumat (15/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memperpanjang tenor kredit desa nelayan dari Koperasi Desa Merah Putih menjadi 10-12 tahun. Ini mengalami perpanjangan dibandingkan dengan kebijakan sebelumnya, yakni tenor 6 tahun untuk modal kerja dan 10 tahun untuk investasi. 

Menurutnya, perpanjangan tenor bagi para nelayan tersebut bukan merupakan suatu masalah. Lagipula, kata Prabowo,  pengusaha besar juga sering meminta restrukturisasi utang untuk meminta perpanjangan tenor kredit. 

"Saya ini sudah lama jadi orang Indonesia dan saya pernah jadi pengusaha juga ya. Saya pun pernah minta restrukturisasi. Alias dengan kata lain lebih sederhana: minta belas kasihan perpanjangan untuk kembali. Benar atau tidak? Heh? Mana menteri-menteri pengusaha?," ujar Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook, Jumat (13/2/2026). 


Adapun, kredit ini dibutuhkan untuk membantu desa nelayan dalam membangun pabrik es, tempat penyimpanan dingin (cold storage), dermaga hingga kendaraan untuk distribusi hasil perikanan. Kepala Negara mengatakan pemerintah tak memberikan infrastruktur tersebut secara cuma-cuma, melainkan melalui skema investasi atau kredit.

Saat ini, pemerintah mulai membangun 1.000 desa nelayan pada 2026. Nantinya, setiap desa akan terdiri dari 300-2.000 nelayan. Dalam empat tahun mendatang, pemerintah akan membangun 5.000 desa nelayan.