Logo Bloomberg Technoz

Industri Manufaktur Tumbuh 5,4% pada 2025, Tertinggi 10 Tahun

Redaksi
06 February 2026 10:42

Ilustrasi pabrik manufaktur tekstil dan pakaian jadi di Indonesia. (Muhammad Fadli/Bloomberg)
Ilustrasi pabrik manufaktur tekstil dan pakaian jadi di Indonesia. (Muhammad Fadli/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Industri manufaktur kembali menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Pada triwulan IV 2025, sektor ini menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sekaligus pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa industri pengolahan memberikan kontribusi 19,20 persen atas PDB triwulan IV 2025, tertinggi dibandingkan lapangan usaha lainnya. 

Secara tahunan, sektor ini mampu tumbuh hingga 5,40 persen (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 4,43 persen. Pertumbuhan sektor manufaktur tahun 2025 merupakan tertinggi dalam 10 tahun terakhir. 


"Pertumbuhan sektor industri pengolahan utamanya ditopang oleh meningkatnya permintaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri," ungkap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2).

Kinerja industri pengolahan terutama ditopang oleh subsektor industri makanan dan minuman, industri logam dasar, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional. Permintaan domestik yang masih kuat, ditambah permintaan dari luar negeri, mampu menjaga aktivitas produksi untuk terus meningkat.