Logo Bloomberg Technoz

Selanjutnya, HBA dengan nilai kalor 4.100 kcal per kilogram dipatok sebesar US$47,05 atau naik 3,5% dari harga acuan akhir Desember 2025 di angka US$45,44 per ton.

HBA untuk kalor 3.400 kcal per kilogram dipatok pada level US$35,13 per ton atau naik tipis 0,3% dibandingkan dengan harga periode kedua Desember 2025 sebesar US$35,02 per ton.

Formula perhitungan HBA diatur sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 72 Tahun 2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batubara.

Berdasarkan regulasi ini, formula perhitungan HBA sesuai harga penjualan batu bara aktual perusahaan pertambangan batu bara di e-PNBP Minerba pada tanggal pengapalan Minggu kedua dua bulan sebelumnya sampai dengan Minggu sebulan sebelumnya.

Berdasarkan HBA selanjutnya dihitung Harga Patokan Batubara (HPB) yang dipengaruhi kualitas batu bara, yaitu nilai kalor batu bara, kandungan air, kandungan sulphur, dan kandungan abu.

Nilai HBA Periode Pertama Januari 2026 yang berlaku 1 Januari sampai dengan 15 Januari 2026 sebagai berikut:

1. HBA (6.322 GAR): US$103,30 per ton.

Naik 2,4% dibandingkan dengan HBA Periode II Desember 2025 sebesar US$100,81 per ton.

2. HBA I (5.300 GAR): US$72,23 per ton.

Naik 3,2% dibandingkan dengan HBA Periode II Desember 2025 sebesar US$69,93 per ton.

3. HBA II (4.100 GAR): US$47,05 per ton.

Naik 3,5% dibandingkan dengan HBA Periode II Desember 2025 sebesar US$45,44 per ton.

4. HBA III (3.400 GAR): US$35,13 per ton.

Naik tipis 0,3% dibandingkan dengan HBA Periode II Desember 2025 sebesar US$35,02 per ton.

(mfd/ros)

No more pages