Logo Bloomberg Technoz

Menteri PKP Minta Finalisasi Data Rumah Korban Bencana Dikebut

Pramesti Regita Cindy
18 February 2026 17:00

Hunian Sementara (Huntara) Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra (Dok: Hutama Karya)
Hunian Sementara (Huntara) Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra (Dok: Hutama Karya)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta agar proses finalisasi data segera diberi tenggat waktu agar pembangunan bisa dipercepat.

Hal ini menyusul pendapatnya bahwa pemerintah saat ini dinilai masih berkutat pada persoalan pendataan dan penentuan spesifikasi rumah bagi korban bencana Aceh dan Sumatra. 

"Harapan saya soal data ini dikasih deadline saja, Pak. Kalau enggak, enggak ada ujungnya. Rapat terus sudah 3 bulan, enggak ada ujungnya. Datanya dikasih deadline supaya selesai, kemudian baru kemudian diputuskan kita mana yang dibangun," kata Ara (panggilan Maruarar) dalam Rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatra di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). 


Ia mencontohkan, pemerintah telah menyepakati pembagian tugas dengan BNPB dan Kementerian Dalam Negeri. BNPB akan membangun rumah korban secara mandiri satu per satu, sedangkan Kementerian PKP akan membangun dalam satu hamparan besar, sekitar 100 hingga 200 unit.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya kesamaan harga dan spesifikasi (spek) rumah agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat terdampak.