WHO Rilis Pedoman Perdana Terapi GLP-1 untuk Obesitas Kronis
Dinda Decembria
05 December 2025 13:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Upaya global menahan laju obesitas memasuki babak baru. World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk pertama kalinya menerbitkan pedoman resmi penggunaan terapi GLP-1 sebagai langkah penanganan obesitas yang dikategorikan sebagai penyakit kronis dan berulang.
Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan pengobatan ini tentunya belum bisa menyelesaikan seluruh krisis obesitas. Namun, ia menilai GLP-1 dapat menjadi perangkat penting untuk memperbaiki kualitas hidup jutaan pasien, terutama bagi mereka yang sudah menghadapi komplikasi kesehatan serius.
“Panduan baru kami mengakui bahwa obesitas adalah penyakit kronis yang dapat diobati dengan perawatan komprehensif dan seumur hidup. Pengobatan saja tidak akan menyelesaikan krisis ini, tapi terapi GLP-1 bisa membantu jutaan orang mengurangi dampak buruknya,"kata Tedros dalam website resmi WHO, Jumat (5/12).
Agonis reseptor GLP-1 adalah golongan obat yang membantu menurunkan gula darah, mendukung penurunan berat badan, mengurangi risiko komplikasi jantung dan ginjal, dan bahkan dapat menurunkan risiko kematian dini pada penderita diabetes tipe 2. Contoh obatnya adalah semaglutide dan liraglutide.
WHO mengungkapkan, obesitas kini sudah memengaruhi lebih dari satu miliar orang di berbagai belahan dunia. Angka ini terus menanjak dan merata, tak lagi hanya menghantui negara maju, melainkan juga negara berpendapatan menengah dan rendah.
































