Logo Bloomberg Technoz

Kesepakatan itu semakin menguat setelah Tynergy Group dan PT Galang Bumi Industri meneken Perjanjian Kerja Sama pada 12 November 2023, langkah yang menandai dimulainya persiapan pembangunan fasilitas industri berteknologi tinggi di Pulau Galang.

Sejak itu, konsorsium yang terdiri dari PT Terra Mineral Nusantara serta Tynergy Group melalui PT Energy Tech Indonesia dan PT Essence Global Indonesia, melakukan serangkaian pertemuan dengan BP Batam untuk membahas kesiapan lahan, infrastruktur, dan utilitas sebagai fondasi pembangunan pabrik semikonduktor, pabrik solar cell dan wafer, serta fasilitas hilirisasi pasir silika dan manufaktur kaca.

Desak Percepatan Izin

Untuk mempercepat dimulainya konstruksi tahap pertama pada awal 2026, konsorsium telah menyampaikan permohonan percepatan finalisasi perizinan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Walter bilang, percepatan ini penting karena proyek berada dalam status PSN, sehingga kelengkapan perizinan menjadi faktor penentu bagi kepastian investasi, kesiapan rantai pasok, penyerapan tenaga kerja lokal, serta pelaksanaan program vokasi dan transfer teknologi bersama perusahaan induk di Jerman.

“Kami telah menyampaikan surat percepatan investasi kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi untuk kedua kalinya, dan penandatanganan komitmen investasi juga telah dilakukan pada ajang Anugerah Investasi BP Batam, disaksikan oleh Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra,” ujar Grieves.

Ia menambahkan bahwa BP Batam dan pemangku kepentingan lain akan diundang meninjau fasilitas induk mereka di AS dan Jerman pada awal 2026 sebagai bagian dari persiapan ekspansi ke Pulau Galang.

Konsorsium menyatakan siap memulai konstruksi segera setelah seluruh izin teknis dan administratif rampung, dan menargetkan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Perusahaan memperkirakan proyek ini dapat menyumbang hingga 8% pada proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2029.

(red)

No more pages