Logo Bloomberg Technoz

"Pada November, pendorong utamanya adalah tarif angkutan udara yang naik 6.02% mtm dan andil. inflasi 0,04%," tambah Pudji.

Ketiga adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Andil inflasi kelompok ini adalah 0,02% pada November dengan komoditas penyumbang inflasin terbesar adalah bawang merah dan wortel dengan andil masing-masing 0,03% dan 0,02%.

"Bawang merah konsisten mengalami inflasi tiap November sejak 2023. Wortel inflasi pada November 2024 dan November 2025 dengan volatilitas tinggi sejak pertengahan Juni," ungkap Pudji.

Akan tetapi, ada kabar baik. Pudji menyampaikan beras menyumbang deflasi pada November.

Deflasi beras pada November adalah 0,59% mtm dengan andil 0,02%. Penurunan harga terjadi di 28 provinsi.

"Secara historis, beras mengalami inflasi pada November 2022 dan November 2023. Kemudian deflasi pada November 2024 dan November 2025 dengan penurunan yang lebih dalam dari bulan sebelumnya," terang Pudji.

(aji)

No more pages