Di wilayah Aceh, BNPB menaruh buffer logistik di Bandara Sultan Iskandar Muda yang telah dijaga personel gudang, didukung perwira tinggi TNI sebagai koordinator lapangan. Untuk memperluas jangkauan, rencana pembukaan pos tambahan akan dilakukan di Bandara Malikussaleh, kendati akses daratnya masih bertahap normal.
"Saat ini jalur keluar-masuk bandara itu baru bisa dilewati kendaraan tertentu, termasuk sepeda motor dan roda empat khusus,"ungkapnya.
Suharyanto menaruh harapan perbaikan akses terjadi dalam 24–48 jam ke depan. “Mudah-mudahan hari ini dan besok bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.
Ia menilai aktivasi bandara Lhokseumawe menjadi PR percepatan terbesar dalam fase darurat ini, mengingat banyaknya suplai yang menunggu didistribusikan secara merata di Aceh Utara dan sekitarnya.
Untuk Sumatera Barat, manajemen distribusi disebut relatif terkendali. Logistik penyangga ditempatkan di Bandara Minangkabau. Bantuan yang datang dari sisi kiri-kanan bandara tersebut akan disalurkan langsung ke warga terdampak.
Meski demikian, BNPB juga membuka skema penyaluran langsung dari komponen bangsa ke kabupaten/kota terdampak, melalui posko gabungan tingkat daerah. Posko tersebut melibatkan personel BNPB, Kemenko PMK, TNI, Polri, serta kementerian/lembaga terkait, mendampingi Forkopimda, dandim, kapolres, hingga bupati dan unsur pemda agar bantuan diterima penuh oleh masyarakat terdampak.
(ell)





























