Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Andy Yeung mengatakan sistem alarm kebakaran di gedung-gedung tersebut ditemukan bermasalah dan tidak berbunyi. Insiden ini menjadi kebakaran paling mematikan di Hong Kong sejak insiden gudang pada 1948 yang menewaskan 176 orang.
Komisi Independen Antikorupsi (ICAC) pada Jumat mengumumkan telah menangkap delapan orang terkait proyek renovasi tersebut: dua direktur dan dua manajer proyek dari konsultan teknik yang menangani pekerjaan itu, tiga subkontraktor perancah — termasuk pasangan suami-istri pemilik usaha — serta seorang perantara. Dua direktur dan konsultan dari kontraktor renovasi telah lebih dulu ditangkap dengan dugaan pembunuhan tidak berencana.
Pemeriksaan sebelumnya telah menemukan berbagai risiko sebelum bencana terjadi. Regulator melakukan 16 inspeksi terhadap proyek renovasi itu dan berulang kali mengirimkan peringatan tertulis agar kontraktor memasang langkah pencegahan kebakaran yang memadai — termasuk yang dikirim pekan lalu, menurut Departemen Tenaga Kerja.
Perusahaan yang mengerjakan proyek renovasi senilai HK$315,5 juta itu juga menangani 11 proyek perumahan lainnya di seluruh Hong Kong, kata pejabat.
“Masih terlalu dini untuk menyalahkan pejabat atau perusahaan mana pun, tetapi saya pikir pemerintah harus meninjau peraturan yang ada,” ujar anggota parlemen Hong Kong Regina Ip dalam wawancara dengan Bloomberg TV pada Jumat.
Ia mengatakan tinjauan tersebut perlu mencakup identifikasi celah dalam persyaratan penggunaan material tahan api, baik untuk proyek besar maupun renovasi skala kecil, serta peningkatan penegakan aturan.
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee mengunjungi lokasi bencana pada Kamis. Sebelumnya, ia memerintahkan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh kawasan hunian yang sedang menjalani renovasi besar. Dalam konferensi pers singkat, ia mengatakan setiap keluarga terdampak akan menerima bantuan sebesar HK$10.000. Didampingi sejumlah pejabat, ia juga berjanji menghentikan penggunaan perancah bambu secara bertahap dan menggantinya dengan material logam.
Pemerintah pada Jumat mengumumkan tambahan tunjangan biaya hidup sebesar HK$50.000 untuk setiap rumah tangga terdampak.
Kebakaran besar di gedung tinggi ini terjadi pada momen krusial bagi Hong Kong. Pusat keuangan global itu tengah berupaya membangun kembali citranya setelah gelombang protes besar, pengetatan keamanan nasional, serta kebijakan Covid yang ketat yang memicu kritik dari sejumlah negara Barat. Para pejabat juga sedang bersiap menghadapi pemilihan legislatif yang tinggal beberapa hari — dan Lee kabarnya mempertimbangkan apakah perlu menunda pemungutan suara.
Sejumlah acara di kota itu dibatalkan. Oxfam Hong Kong membatalkan lomba Trailwalker, sementara Disneyland membatalkan pemutaran dan gala premiere Zootopia 2. Acara lain yang dibatalkan termasuk festival Standard Chartered Arts in the Park dan lomba lari 10 kilometer yang digelar Hong Kong Marathon Pro dan Pegasus Athletics Club.
Meski dampak ekonomi lebih luas diperkirakan terbatas, tragedi ini mencerminkan persoalan politik yang lebih dalam, menurut Gary Ng, ekonom senior Natixis.
“Rangkaian kesalahan dari berbagai pihak pada akhirnya menyebabkan tragedi ini,” ujar Ng, seraya menambahkan bahwa dengan banyaknya bangunan tua di Hong Kong, persoalan tersebut harus diatasi untuk mencegah kerugian ekonomi, sosial, dan korban jiwa yang lebih besar.
Jumlah korban tewas sudah melampaui tragedi menara Grenfell di London yang menewaskan 72 orang pada Juni 2017. Kebakaran di London itu kemudian dinyatakan sebagai akibat dari “serangkaian kegagalan” pemerintah dan industri konstruksi. Bedanya, kebakaran Grenfell terjadi tengah malam saat banyak warga masih tidur, sedangkan kebakaran di Hong Kong ini terjadi pada siang hari ketika banyak orang terjaga.
Pekerjaan renovasi di Wang Fuk Court dilakukan oleh Prestige Construction & Engineering Co. Bloomberg News mengunjungi kantor Prestige pada Kamis, namun pintunya tertutup dan tidak ada respons meski sudah diketuk berulang kali. Telepon kantor juga tidak dijawab.
Warga yang kehilangan tempat tinggal akan ditampung di hunian sementara. Sekitar 1.800 unit rumah transisi akan disediakan — jumlah yang hampir setara dengan total unit hunian di kompleks tersebut.
Para relawan berdatangan ke lokasi, dan donasi perusahaan mengalir, termasuk dari Jockey Club yang berkomitmen memberikan hingga HK$170 juta untuk membantu korban.
Kebakaran besar sebelumnya telah memicu reformasi besar di sektor perumahan Hong Kong. Paling terkenal, kebakaran Shek Kip Mei pada 1953 yang membuat puluhan ribu pengungsi kehilangan tempat tinggal dan mendorong pemerintah membangun program perumahan publik pertama di kota itu.
(bbn)






























