Logo Bloomberg Technoz

Airlangga: 58 Juta Orang RI Pakai QRIS, Kartu Kredit Cuma 18 Juta

Sultan Ibnu Affan
28 November 2025 20:04

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat pertemuan tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat pertemuan tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan total transaksi pembayaran via kartu kredit kalah telak dibandingkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Optimalisasi QRIS sudah digunakan 58 juta konsumen dengan melibatkan 40 juta merchant, sementara kartu kredit hanya 18 juta,” jelas Airlangga dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025, Jumat (28/11/2025).

Ia menambahkan bahwa optimalisasi nilai tukar terus berjalan optimal dengan nilai Rp20,19 miliar serta melibatkan enam negara sebagai mitra diantaranya; Jepang, Korea selatan, Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia, Thailand, China. Implementasi QRIS  juga tengah diuji coba di China dan di Saudi. 


Airlangga menambahkan bahwa dari sisi moneter Bank Indonesia telah melancarkan kebijakan pemangkasan bunga 125 bps sepanjang 2025. Hingga kini BI rate terjaga pada kisaran 4,75% dan diklaim telah mendorong kredit usaha dan belanja.

Ia juga melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa sepanjang Januari hingga September realisasi investasi berda di level Rp1.424 triliun atau meningkat 13,7% secara yoy. "Dan tentaunya dengan investasi Danantara. Kemudian percepatan realisasi belanja pemerintah per 24 November, belanja Kementerian Lembaga Rp1.900 triliun, dan program prioritas Presiden Rp213 triliun."