Logo Bloomberg Technoz

Airlangga Klaim Risiko 2026 Sudah Sesuai Kapasitas Ekonomi

Sultan Ibnu Affan
28 November 2025 20:40

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat pertemuan tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat pertemuan tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim bahwa risiko ekonomi pada 2026 sesuai dengan kapasitas ekonomi saat ini, tercermin dari berbagai indikator ekonomi.

Hal itu disampaikan Airlangga di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 bertema 'Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan' di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

"Dengan indikator-indikator ekonomi, hampir seluruh risiko pertumbuhan tahun 2026 sudah dikelola dan diserap tahun ini. Jadi Pak Presiden, risiko yang akan muncul seluruhnya sudah price-in, sudah masuk di dalam tingkat suku bunga dan harga-harga termasuk rupiah tahun ini," ujar Airlangga.


"Sehingga untuk tahun 2026, yang kita lihat adalah upside risk, Pak Presiden, dengan baseline di 5,4%, sesuai dengan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Jadi kita berharap dan optimis tahun depan akan lebih baik dari tahun in," lanjut Airlangga.

Indikator ekonomi yang menunjukkan kapasitas yang sesuai antara lain peningkatan konsumsi masyarakat, ditunjukkan dari Mandiri Pending Index yang berada di level 312 pada November 2025.