Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, cuti bersama yang ditetapkan juga dirancang untuk mendorong aktivitas pariwisata nasional. Momentum-momentum tertentu diprediksi dapat menciptakan efek positif terhadap industri perjalanan, perhotelan, hingga UMKM lokal di berbagai wilayah Indonesia.

Berikut ini adalah daftar lengkap hari libur nasional serta cuti bersama tahun 2026 berdasarkan SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025.

Daftar Lengkap Libur Nasional Tahun 2026

Ilustrasi Kalender 2026 (Envato)

Libur nasional 2026 mencakup hari besar keagamaan, peringatan nasional, dan hari libur yang telah ditetapkan pemerintah. Berikut jadwal lengkapnya:

• Kamis, 1 Januari 2026 — Tahun Baru Masehi
Awal tahun dirayakan sebagai momentum libur nasional untuk membuka kalender 2026.

• Jumat, 16 Januari 2026 — Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
Peringatan penting bagi umat Islam yang jatuh pada pertengahan Januari.

• Selasa, 17 Februari 2026 — Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Libur nasional yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa sebagai momen pergantian tahun.

• Kamis, 19 Maret 2026 — Hari Suci Nyepi / Tahun Baru Saka 1984
Seluruh umat Hindu merayakan hari raya Nyepi dengan tradisi sakral dan ritual keheningan.

• Sabtu–Minggu, 21–22 Maret 2026 — Idul Fitri 1447 Hijriah
Libur nasional untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri, yang biasanya disertai dengan cuti bersama tambahan.

• Jumat, 3 April 2026 — Wafat Yesus Kristus
Peringatan bagi umat Kristen atas wafatnya Yesus Kristus.

• Minggu, 5 April 2026 — Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus)
Hari raya untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

• Jumat, 1 Mei 2026 — Hari Buruh Internasional
Peringatan Hari Buruh sedunia yang telah menjadi agenda tahunan nasional.

• Kamis, 14 Mei 2026 — Kenaikan Yesus Kristus
Momentum keagamaan penting bagi umat Nasrani.

• Rabu, 27 Mei 2026 — Idul Adha 1447 Hijriah
Hari Raya Kurban yang dirayakan umat Islam di seluruh dunia.

• Minggu, 31 Mei 2026 — Hari Raya Waisak 2570 BE
Perayaan suci umat Buddha untuk memperingati kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Buddha Gautama.

• Senin, 1 Juni 2026 — Hari Lahir Pancasila
Peringatan nasional untuk mengenang lahirnya ideologi bangsa.

• Selasa, 16 Juni 2026 — 1 Muharram / Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Awal tahun dalam kalender Hijriah.

• Senin, 17 Agustus 2026 — Hari Proklamasi Kemerdekaan RI
Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia.

• Selasa, 25 Agustus 2026 — Maulid Nabi Muhammad SAW
Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

• Jumat, 25 Desember 2026 — Hari Raya Natal
Libur nasional untuk perayaan kelahiran Yesus Kristus.

Rincian Cuti Bersama Tahun 2026

Ilustrasi Kalender 2026 (Envato)

Cuti bersama 2026 disusun untuk mendukung kelancaran perayaan hari besar keagamaan serta memberikan kesempatan lebih panjang bagi masyarakat untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga.

Berikut daftar resmi cuti bersama 2026:

• Senin, 16 Februari — Cuti Bersama Tahun Baru Imlek 2577
Memberikan kesempatan masyarakat untuk menikmati libur panjang akhir pekan.

• Jumat, 20 Maret — Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H
• Senin, 23 Maret — Cuti Bersama Idul Fitri
• Selasa, 24 Maret — Cuti Bersama Idul Fitri
Cuti bersama Idul Fitri selalu menjadi yang paling dinanti masyarakat.

• Jumat, 15 Mei — Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus
Menciptakan long weekend yang ideal.

• Kamis, 28 Mei — Cuti Bersama Idul Adha 1447 H
Mempermudah mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik atau kunjungan keluarga.

• Kamis, 24 Desember — Cuti Bersama Natal
Menghadirkan masa libur panjang menjelang perayaan Natal dan akhir tahun.

Potensi Long Weekend dan Dampak Ekonomi

Infografis Cek! 10 Hari Cuti Bersama ASN 2024 (Asfahan/Bloomberg Technoz)

Dengan komposisi 25 hari libur dan cuti bersama, kalender 2026 menawarkan sejumlah peluang long weekend. Banyak tanggal jatuh berdekatan dengan akhir pekan, sehingga masyarakat dapat memaksimalkan waktu liburan.

Beberapa potensi long weekend antara lain:

  • Awal Januari (1 Januari berdekatan dengan akhir pekan)

  • Pertengahan Februari (Imlek + cuti bersama)

  • Akhir Maret (Idul Fitri + cuti bersama)

  • Pertengahan Mei (Kenaikan Yesus Kristus + cuti bersama)

  • Akhir Desember (Natal + cuti bersama + akhir pekan)

Dari sisi ekonomi, sejumlah sektor diprediksi mendapat dorongan positif, terutama:

  • Pariwisata dan perhotelan

  • Transportasi udara, darat, dan laut

  • UMKM kuliner dan kerajinan lokal

  • Perdagangan ritel

Peningkatan mobilitas masyarakat diperkirakan akan menjadi katalis pertumbuhan sejumlah wilayah wisata.

(seo)

No more pages