Hingga Selasa, 25 November 2025, hujan deras masih mengguyur Kota Sibolga, sehingga petugas terus memantau kemungkinan bencana susulan.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyebut bahwa seluruh pihak, termasuk Basarnas, pemerintah setempat, hingga BPBD terus mempercepat penanganan hingga evakuasi imbas bencana longsor dan banjir di beberapa wilayah administratifnya.
Menurut Bobby, bencana hidrometeorologi memberi dampak terendamnya ribuan rumah warga, bahkan telah menelan korban jiwa. Akses jalan terputus. Ia menyebutkan bahwa bencana ini merambat tidak hanya Kota Sibolga, tapi juga hingga Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan hingga Tapanuli Selatan.
“Pemerintah Provinsi Sumut bersama BPBD, Basarnas, dan pemerintah setempat terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat penanganan, evakuasi, dan pemulihan,” tulis Bobby dalam unggahan di media sosial.
*) Artikel ini mendapatkan pembaruan berupa pernyataan dari Bobby Nasution.
(ell)




























